Cara Setting WP Rocket dengan Kombinasi Terbaik

WP Rocket adalah plugin caching premium dan merupakan salah satu plugin wordpress terbaik yang layak untuk dibeli. Walaupun ada plugin cache yang gratis seperti W3 Total Cache, akan tetapi para pengguna lebih suka mencari sesuatu yang mudah dan nyaman untuk digunakan seperti WP Rocket ini. Lalu bagaimana Cara Setting WP Rocket Paling Efektif dan Paling Terbaik saat ini?, simak baik-baik artikel panduan ini.

Cara Download dan Pasang WP Rocket

  • Hal pertama ialah Kamu membeli terlebih dahulu Paket Instalasi dari WP Rocket.
  • Download file zip untuk melakukan pemasangan.
  • Setelah mempunyai file zip, lanjut dengan membuka dashboad wordpress > plugin > tambah baru > unggah plugin.

Setelah diaktifkan, cukup buka panel pengaturan. Kamu akan menerima email otomatis yang memberi tahu kamu bahwa situs web baru telah ditambahkan ke akun kamu.

WP Rocket berhasil di Aktivasi

Cara Setting WP Rocket Terbaik

Tampilan dashboard

Pada dasbor, kamu bisa menemukan detail akun dasar seperti jenis lisensi dan tanggal kedaluwarsa. WP Rocket memberikan diskon 50% jika kamu ingin memperbarui akun. Ini juga memberi kamu opsi untuk menjadi bagian dari program pengujian beta.

Tampilan dashboard WP Rocket

Jika kamu ingin menjadi Beta Tester, silahkan kamu aktifkan toggle untuk mengikutinya. Jika kamu ingin berbagi data anonim dengan tim pengembang, kamu dapat mengaktifkan Rocket Analytics.

Menu Quick Action menampilkan 4 hal penting yang pasti sering kamu lakukan:

  1. Remove all cached files – WP Rocket akan memberi tahu kamu untuk menghapus cache setiap kali mendeteksi perubahan yang dilakukan pada situs. Meskipun WP Rocket akan secara otomatis menghapus cache, namun masih disarankan untuk menghapus cache setelah kamu selesai melakukan perubahan.
  2. Start cache preloading – Mesin pencari akan mensimulasikan kunjungan ke situs kamu dan menghasilkan cache untuk beranda situs dan semua tautan yang ditemukan di situs kamu. Pastikan pengunjung kamu selalu mengakses versi halaman yang di-cache dengan cepat.
  3. Regenerate Critical CSS – Selalu melakukan regenerate critical css saat kamu melakukan perubahan pada CSS.
  4. Purge OPCache content – Ini sangat berguna untuk mendeteksi jika ada error setelah melakukan pembaruan plugin.

Cache

Semua fitur utama dari plugin caching adalah untuk men-cache file agar pemuatan situs dapat dilakukan dengan sangat cepat. Seperti yang kita ketahui, pada bulan maret 2018, google meluncurkan Mobile First Indexing Broadly. Dalam artian semakin cepat situs memuat kontennya, maka situs kamu memiliki kesempatan emas untuk bisa meraih peringkat di mesin pencari.

Mobile Cache

Aktifkan Mobile Cache WP Rocket

Mobile cache pada WP Rocket berarti proses caching yang dilakukan pada perangkat seluler, lebih deskriptif di SmartPhone, bukan pada Tab. Akan tetapi, jika kamu tidak mengaktifkan fitur ini, maka WP Rocket tidak akan men-cache file pada perangkat seluler. Jadi imbasnya situs kamu akan lemot saat di akses di perangkat seluler.

User Cache

Aktifkan user cache jika kamu memiliki situs keanggotaan tempat pengguna harus masuk terlebih dahulu untuk melihat konten. Ini sangat berguna jika kamu memiliki konten khusus pengguna tertentu pada situs kamu. Namun, jika situs kamu bukan dari kategori tersebut, lebih baik jangan di centang.

Cache Lifespan

Cache Lifespan

Apa itu cache lifespan? ini adalah tenggang masa bekas cache untuk dibersihkan secara berkala. Dalam hal ini, kami lebih memilih untuk mengikuti pengaturan bawaan dari WP Rocket.

File Optimization

Pengoptimalan file bisa lebih sulit daripada kedengarannya. Ini adalah salah satu penyebab terbesar dalam kerusakan fungsi situs. Maka, selalu uji saat mengaktifkan opsi. Jika menyebabkan masalah, langsung saja nonaktifkan opsi yang diaktifkan tadi.

Minify HTML, CSS, dan Javascript

Basic Setting WP Rocket

Kenapa kamu harus meminifikasi file HTML, CSS, dan Javascript? Jawabannya bisa kamu baca dari penjelasan singkat dibawah ini.

Minifikasi adalah proses yang menghilangkan spasi, garis, dan karakter yang tidak perlu dari file. Maka, file yang ada ukurannya akan diperkecil. Sehingga file tersebut akan dimuat lebih cepat.

Minify CSS untuk WordPress
Minify Javascript di WordPress

Tunggu sebentar. Harap perhatikan penjelasan mengenai masalah kombinasi pada file CSS dan Javascript ini.

Apakah kamu tahu, jika mengkombinasikan file CSS atau Javascript ini bisa menjadi cepat ataupun menjadi lambat? Pada dasarnya hal ini tergantung pada server yang kamu pakai.

Jika server kamu mendukung protokol HTTP/2 (seperti magzpedia.com), maka kamu bisa menonaktifkannya. Karena HTTP/2 ini memungkinkan situs kamu bisa memuat permintaan secara bersama dengan file berukuran kecil. Dalam artian ini lebih baik dari HTTP/1.

Untuk mengetahui apakah server kamu sudah mendukung HTTP/2 atau belum. Silahkan kamu buka HTTP/2 Testing Tools.

Media

LazyLoad WP Rocket

WP Rocket sudah dilengkapi dengan opsi LazyLoad. Jika kamu ingin menggunakannya silahkan saja.

Memang LazyLoad itu apa? LazyLoad adalah pemuatan suatu objek saat dilewati oleh viewport pengguna. Dengan begitu akang mengurangi waktu pemuatan halaman, dan tentu saja situs kamu akan dimuat lebih cepat.

Disable Emoji di WordPress

Dengan melakukan Disable Emoji pada WordPress, tentunya bisa menambah kecepatan load blog Wordress kamu. Karena penggunaan emoji dapat memperlambat situs, maka sangat tidak dianjurkan untuk digunakan pada platform web.

Disable WordPress Embeds dengan WP Rocket

Jika seseorang menyematkan sesuatu seperti gambar atau halaman web apa pun dari situs web kamu, itu meningkatkan permintaan HTTP ke situs kamu. Yang tidak bagus untuk kecepatan situs web kamu.

Jadi cukup centang opsi Disable WordPress Embed. Maka ini akan melindungi situs kamu dari embedding dan menghapus semua permintaan Javascript dari embed WordPress.

Preload

Mengaktifkan Preload pada WordPress

Mengaktifkan sitemap-based cache preloading. Ini akan memberi tahu WP Rocket untuk memuat semua URL ada sitemap kamu ketika cache kedaluwarsa atau dihapus.

Jika kamu menginstal plugin Yoast, aktifkan Yoast SEO XML Sitemap. Maka WP Rocket akan secara otomatis mendeteksi sitemap yang dihasilkan oleh Yoast SEO.

Prefetch DNS Requests

Jika kamu menggunakan konten dan layanan pihak ketiga seperti Video Youtube, Google Fonts, Google Analytics, dll. Maka kamu hanya perlu menambahkan URL untuk mengambil permintaan DNS lebih dahulu. Dengan melakukan hal tersebut, situs kamu akan mengalami sedikit peningkatan kecepatan.

Berikut ini daftar URL DNS yang biasa dipakai:

 //use.typekit.net
 //netdna.bootstrapcdn.com
 //s0.wp.com
 //s.gravatar.com
 //stats.wp.com
 //ajax.googleapis.com
 //fonts.googleapis.com
 //fonts.gstatic.com
 //google-analytics.com
 //www.google-analytics.com
 //www.googletagmanager.com
 //www.facebook.com
 //connect.facebook.net
 //1.gravatar.com
 //platform.twitter.com
 //cdnjs.cloudflare.com
 //maps.google.com

Advanced Rules

Advanced Rules WP Rocket

Ini diperlukan jika kamu menjalankan situs e-commerce atau memiliki persyaratan yang sangat spesifik, kamu tidak perlu melakukan perubahan apa pun pada hal ini.

Database

Database melibatkan bagian yang berbeda untuk dibersihkan termasuk Pasca-pembersihan, Pembersihan Komentar, Pembersihan Transien, Pembersihan Database dan Pembersihan Otomatis.

Kamu bisa mengaktifkan semua opsi di sini, terutama posting dan pembersihan komentar.

Setiap kali Kamu membuat sebuah posting, WordPress akan menyimpan semua perubahan atau revisi yang Kamu buat dalam database dan itu juga menyimpan konsep secara otomatis. Seiring blog Kamu tumbuh, begitu juga revisi Kamu. Maka database akan penuh dengan data yang tidak diperlukan dan bisa memperlambat kinerjanya.

CDN

Jika kamu menggunakan jaringan pengiriman konten (CDN), kamu harus mengaktifkan opsi ini. WP Rocket akan menulis ulang semua URL file statis dengan CDN CNAMEs yang kamu berikan.

CDN WP Rocket

WP Rocket sudah mendukung beberapa Platform CDN seperti MaxCDN, KeyCDN, Amazon CloudFront, dan lainnya.

Tools

Tools WP Rocket

Di sinilah kamu dapat mengekspor pengaturan kamu saat ini dan menggunakannya di situs web lain. Atau impor pengaturan yang ada ke situs kamu saat ini.

Ini sangat berguna jika kamu membeli paket Plus dari WP Rocket yang mendukung hingga 3 situs web – kamu tidak harus mengonfigurasi setiap situs web secara manual.

Rollback memberi kamu opsi untuk menginstal ulang versi WP Rocket sebelumnya. Sangat bermanfaat ketika versi yang lebih baru rusak atau tidak berfungsi dengan baik.

Dengan melakukan setting pada WP Rocket, kami sudah mendapatkan skor kecepatan halaman diatas 90 dari tools seperti Google Page Insight, GTMetrix, dan Pingdom.

Jika kamu memiliki pertanyaan mengenai Cara Setting WP Rocket, kamu bisa ajukan pada kolom komentar yang kami sediakan.

Tags:

MagzPedia

Saya suka dunia blogging dan sejenisnya. Saya membangun blog untuk berbagi pengetahuan, informasi, dan untuk menyalurkan hobi.